Lafadz Niat Qadha Puasa Ramadhan Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Daftar Isi
Blog Khusus Doa - Puasa Ramadhan adalah puasa yang wajib dilakukan oleh semua muslim yang sudah baligh dan berakal. Jika seorang muslim tidak berpuasa di bulan ramadhan, misalnya karena sakit dan/atau bahkan karena disengaja, maka diwajibkan untuk mengganti, membayar atau mengqadha puasa ramadhan.

Mungkin salah satu dari kita sering meninggalkan puasa ramadhan dengan berbagai alasan. Maka dari itu, sebelum bulan ramadhan datang kembali, hendaknya kita sudah membayar atau mengqadha puasa ramadhan dan hukumnya adalah wajib. Adapun untuk lafadz niat mengganti / mengqadha puasa ramadhan dalam bahasa arab, tulisan latin dan artinya adalah sebagai berikut:

Niat Qadha/Membayar Puasa Ramadhan Lengkap Arab, Latin dan artinya
Ilustrasi : Niat Mengqadha Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHODIN 'AN QADAA'IN FARDHO SYAHRI ROMADHOONA LILLAHI TA'ALAA
Artinya :
Aku niat puasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta'ala

Note:
Bagi teman-teman yang lebih suka menghafal niat qadha puasa ramadhan dengan cara mendengarkan, silakan bisa langsung disimak videonya berikut ini:





Itulah  niat qadha puasa ramadhan. Jika Anda memiliki hutang puasa ramadhan tahun lalu, silakan segera dibayar hutang tersebut sebelum datang kembali puasa ramadhan tahun ini.

Ingat...!!! Orang yang meninggalkan puasa ramadhan sama halnya memiliki hutang kepada Allah SWT. Dan setiap hutang wajib hukumnya untuk diayar, terlebih hutangnya kepada Allah SWT yakni hutang puasa ramadhan. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya "Berhutang kepada Allah lebih berhak untuk ditunaikan (HR. Muslim)".

94 komentar

Panduan Berkomentar
* Silakan beri komentar sesuai isi artikel yang tertulis di halaman ini.
* Gunakan bahasa yang baik dan yang sopan
* Komentar yang menyertakan link dan/atau nomor telpon tidak akan kami publikasikan (Dihapus).
Unknown
23 Agustus 2015 pukul 23.07 Hapus
Lafadz niat mengganti puasa di atas layak jadi refensi buat teman2....semoga tulisan ini berkah
Anonim
Anonim
2 September 2015 pukul 03.10 Hapus
Thanks
Unknown
9 September 2015 pukul 02.24 Hapus
Terimakasih banyak sudah berbagi ilmunya, memberikan kami yg tk tahu jd bs mengerti. (smga sllu mndptkn ridho ALLOH SWT) amin ya Robb
Unknown
15 Oktober 2015 pukul 03.37 Hapus
Makasi infonya
Unknown
15 Oktober 2015 pukul 03.38 Hapus
SANGAT BERMANFAAT
Unknown
1 November 2015 pukul 20.23 Hapus
Terimakasih ini sangant bermanfaat
Unknown
21 Desember 2015 pukul 04.17 Hapus
waaah trimakasih gan atas infonya ..;-)
ijin share smoga bisa bermanfaat bagi orng bnyk.. :-)
Unknown
2 Januari 2016 pukul 14.54 Hapus
terimakasih atas infonya mas, sangat bermanfaat bagi kita semua
Hafidz
21 Februari 2016 pukul 18.10 Hapus
,sangat bermanfaat.. thanks
Unknown
14 Maret 2016 pukul 04.04 Hapus
Terimakasih,sangat membantu
Unknown
17 Maret 2016 pukul 21.40 Hapus
terima kasih atas infonya. sangat bermanfaat
Unknown
22 Maret 2016 pukul 02.52 Hapus
Makasih
Unknown
2 April 2016 pukul 04.49 Hapus
Thanks
Ini web membantu banget
van
van
11 April 2016 pukul 02.46 Hapus
Terima kasih atas infonya, Admin. :)
Unknown
12 April 2016 pukul 04.24 Hapus
Terima kasih ka 😊😄
Unknown
14 April 2016 pukul 19.45 Hapus
terimakasih infox gan,,,
Unknown
16 April 2016 pukul 00.46 Hapus
Terima kasih untuk semua infonya, izin Copas pak Admin.
Anonim
Anonim
17 April 2016 pukul 07.49 Hapus
Terima kasih...
Unknown
17 April 2016 pukul 23.13 Hapus
sangat bermanfaat . thankz infonya .
Unknown
22 April 2016 pukul 04.21 Hapus
Terima kasiih.. sangat bermanfaat
Unknown
25 April 2016 pukul 04.08 Hapus
Trimakasih infonya, sangat bermanfaat
Unknown
25 April 2016 pukul 04.09 Hapus
Trimakasih infonya, sangat bermanfaat
Unknown
27 April 2016 pukul 03.31 Hapus
Makasi
nia
nia
9 Mei 2016 pukul 03.20 Hapus
Trmksh infonya
Unknown
16 Mei 2016 pukul 09.41 Hapus
menggabungkan niat qadha puasa ramadhan dengan puasa sunnah sya'ban boleh apa tidak..??
Unknown
10 Juli 2016 pukul 02.21 Hapus
Assalammualaikum, saya coba bantu jawab yah...
Tidak bisa, Syariat telah memisahkan antara yang fardhu dengan yang Sunnah, bahkan untuk jenis hukum yang sama (fardhu dengan fardhu atau sunnah dengan sunnah) tidak bisa dilaksanakan dengan 1 niat.
Terimakasih.
Unknown
12 Juli 2018 pukul 04.16 Hapus
Boleh puasa qadha sekaligus diniati puasa sunnah. Seperti puasa qadha dengan puasa 6 hari bulan Syawal atau dengan puasa Arafah. Abu Zakariya Al-Anshari dalam kitab As-Syarqawi I/427 menyatakan
ولو صام فيه أي في شوال قضاء عن رمضان أو غيره أو نذرًا أو نفلا آخر حصل له ثواب تطوعها، إذ المدار على وجود الصوم في ستة أيام من شوال وإن لم يعلم بها أو صامها عن أحد (أي النذر أو النفل ) لكن لا يحصل له الثواب الكامل المترتب على المطلوب إلا بنية صومها عن خصوص الست من شوال، ولا سيما من فاته رمضان أو صام عنه شوال، لأنه لم يصدق عليه أنه صام رمضان وأتبعه ستا من شوال.
Artinya: Apabila seseorang puasa qadha Ramadan atau puasa nadzar atau puasa sunnah lain di bulan Syawal maka dia juga mendapat pahala dari sunnahnya puasa Syawal. Karena puasanya dilakukan pada bulan Syawal walaupun dia tidak tahu...

Dalam Mughnil Muhtaj 1/49 dinyatakan

ولو صام فيه -أى فى شوال - قضاء عن رمضان أو غيره أو نذرا أو نفلا آخر حصل له ثواب تطوعها ، إذ المدار على وجود الصوم فى ستة أيام من شوال .. قالوا : ويشبه هذا ما قيل فى تحية المسجد، وهى صلاة ركعتين لمن دخله ، قالوا : إنها تحصل بصلاة الفريضة أو بصلاة أى نفل وإن لم تُنو مع ذلك ، لأن المقصود وجود صلاة قبل الجلوس ، وقد وجدت بما ذكر، ويسقط بذلك طلب التحية ويحصل ثوابها الخاص وإن لم ينوها على المعتمد

Berdasarkan pendapat Al-Anshari di atas, Atiyah Saqar mantan ketua Fatwa Universitas Al Azhar Mesir, dalam kitab Ahsan al Kalam fil Fatwa wal Ahkam menyatakan:
يمكن لمن عليه القضاء من رمضان أن يصوم الأيام الستة من شوال بنيه القضاء، فتكفي عن القضاء ويحصل له ثواب الستة البيض في الوقت نفسه إذا قصد ذلك، فالأعمال بالنيات. وإذا جعل القضاء وحده والستة وحدها كان أفضل، بل إن علماء الشافعية قالوا: إن ثواب الستة يحصل بصومها قضاء حتى لو لم ينوها وإن كان الثواب أقل مما لو نواها.
Boleh bagi orang yang berkewajiban meng-qadha puasa Ramadhan untuk berpuasa pada 6 hari bulan Syawal dengan niat qadha. Maka puasa qadha-nya sah dan juga mendapat pahala puasa 6 hari Syawal. apabila bermaksud seperti itu. Karena amal berdasarkan niat. Apabila menjadikan qadha sendiri dan 6 hari Syawal sendiri maka itu lebih utama. Bahkan ulama madzhab Syafi'i menyatakan bahwa pahala puasa 6 hari Syawal didapat dengan berpuasa qadha Ramadan walaupun tanpa niat (puasa Syawal) walaupun pahalanya lebih sedikit dibanding kalau dengan niat puasa Syawal.

Sumber:alkhairat.net
Unknown
17 Mei 2016 pukul 21.37 Hapus
Thanks. smoga bermanfaat.
Unknown
22 Mei 2016 pukul 21.57 Hapus
alhamdulillah, terimakasih informasinya. sangat membantu :) semoga bermanfaat #amiin
Unknown
23 Mei 2016 pukul 00.27 Hapus
Syukran jazakumullah
Unknown
29 Mei 2016 pukul 18.20 Hapus
Thank you
salman
8 Juni 2016 pukul 14.42 Hapus
terima kasih banyak. anda sangat membantu
Anonym
1 Juli 2016 pukul 13.09 Hapus
Makasih yo
Anonim
Anonim
5 Juli 2016 pukul 05.33 Hapus
Assamu'alaikum
Mau tanya nih mas,saya pernah meninggalkan puasa beberapa tahun yang lalu kira-kira sejumlah 2 bulan dan sampai sekarang belum saya ganti.
Apakah saya masih bisa mengganti puasa tersebut karena sudah tertunda beberapa tahun.Kalau bisa,bagaiman niatnya , dan apakah ada dasr hukumnya ? Mohon Penjelasannya !
Terima kasih
Unknown
9 Juli 2016 pukul 05.20 Hapus
Assalamualaikum mas imam puasa yang blm di bayar dua tahun yg lalu tidak bisa di bayar dengan berpuasa karna puasa yg bisa di bayar hanya di tahun yg sm sebelum bln ramadhan berikutnya dtg. Akan tetapi bisa di bayar dengan anda bersedekah atau memberi makan orang fakir, miskin, juga yatim piatu. Berapa takarannya sesuai dengan puasa yg di tinggalkan apabila anda meninggalkan puasa apalagi anda laki-laki bila sakit mungkin ada toleransi tp apabila di sengaja ini wajib anda bayar dengan memberi makan orang duafa setidaknya 100org tidak bisa di bayar dengan puasa karna tidak akan di terima oleh Allah SWT. Sekian dari saya semoga bermanfaat ya mas, lebih lengkap bisa tanya dengan ustadz. Wassalam
Andany Soekamto
12 Juli 2016 pukul 02.54 Hapus
Assalamu'alaikum
Syukron Ukhty Ika Rismayana utk penjelasannya, kebetulan sy jg pny hutang puasa Ramadhan bbrp thn yg lalu blm tergantikan, tp sy lupa dah brp bnyk hutang puasa itu :-(
Abi Chaiz
21 Agustus 2016 pukul 09.23 Hapus
Maaf setahu saya hutang puasanya tidak gugur, dan itu sudah menjadi kesepakatan ulama, hanya saja soal denda ulama berbeda pendapat. Selain imam Hanafi disamping berpuasa (qodho) harus membayar denda (fidyah) 1 hari = kurang lebih 7 ons beras, jika menurut Imam Hanafi cukup berpuasa (qodho) tanpa disertai membayar denda, wallahu a'lam bisshowab
Unknown
6 Juli 2016 pukul 21.37 Hapus
Sangat membantu :)
ajos
10 Juli 2016 pukul 06.21 Hapus
saya masih bingung nih. . .ada yang bilang Niat itu tempatnya di hati (sabda Nabi), dan redaksi niat yang di contohkan Rasul (hadits shahih) belum dicantumkan. . .apakah boleh kita amalkan. . ? sementara amal ibadah agar tidak tertolak harus ada syaratnya : 1. Ikhlas dan 2. Sesuai contoh Rasulullah (I'tiba). . . maaf kalau saya keliru. . .lihat QS. Al Kahfi : 110
Zahrawain
11 Juli 2016 pukul 15.26 Hapus
Thanks ^_^
Unknown
11 Juli 2016 pukul 19.05 Hapus
thanks you frends
Unknown
24 Juli 2016 pukul 22.21 Hapus
Thanks bgT. sangat berarti bgt
Unknown
28 Juli 2016 pukul 17.36 Hapus
terimakasih atas info nya yg sangat membantu saya & menghilangkan keraguraguan saya...!
10-06-93
31 Juli 2016 pukul 23.37 Hapus
Terimakasih banyak yah,
Unknown
13 Agustus 2016 pukul 13.01 Hapus
Niat buka puasanya sama kan kaya buka puasa dibulsn ramadhan
Unknown
3 September 2016 pukul 06.46 Hapus
Syukron ilmunya. Saya mau bertanya ttg waktu baca niatnya. Untuk puasa Ramadhan, niat harus dibaca sblm tiba waktu Subuh. Benar kah? Sedangkan utk puasa selain Ramadhan (puasa sunnah) niat boleh dibaca setelah waktu Subuh. Bagaimana kah dg puasa qadha Ramadhan ini? Bolehkah niatnya dibaca sesudah masuk waktu Subuh?
Unknown
19 September 2016 pukul 04.49 Hapus
saya mau tanya apakah puasa bayar hutang nya Syah apabila saya ganti niat puasa saya dari puasa Senen menjadi puasa bayar hutang ? Krn saya baru ingat pada saat saya sholat maghrib kalau saya ada hutang puasa . Jadi lebih baik saya mendahulukan puasa wajib saya dahulu .. Apakah boleh saya ganti niat nya pada saat sholat subuh di saat saya baru ingat ?
Fitriani
8 Oktober 2016 pukul 17.49 Hapus
Trimakasih.....
Anonim
Anonim
20 Oktober 2016 pukul 04.59 Hapus
Banyak manfaat bagi yg lain,thank
nia
nia
31 Oktober 2016 pukul 03.13 Hapus
Terimakasih infonya
Unknown
8 November 2016 pukul 21.43 Hapus
Alhamdulillah dapet ilmu lagi.... Oya ada satu hal yang tau puasa kita diterima atau tidak kan hanya Allah SWT yang tau.... Jd qt gak bisa menilai puasa qt diterima atau tidak... Maaf saya sedikit kurang sependapat dengan Ananda ika rismayana... Sx lg maf... 😉😊😊
Unknown
13 November 2016 pukul 23.41 Hapus
Terima kasih atas ilmu yg kau berikan kpda semua orang.
Unknown
21 November 2016 pukul 05.26 Hapus
Syukron infonya... Saya hari ini memang mau puasa utk membayar hutang puasa Ramadhan, dan sambil sahur segera search utk niatnya. Alhamdulillah dapat dari anda. Jazakallah khoiron katsira...
Unknown
30 Januari 2017 pukul 03.22 Hapus
Terima kasih..
Anonim
Anonim
6 Februari 2017 pukul 06.54 Hapus
Alhamdulillah sangat membntu.
Trimakasih
Unknown
19 Februari 2017 pukul 21.10 Hapus
Terima kasih. Sangat bermanfaat☺
Unknown
28 Maret 2017 pukul 07.09 Hapus
Makasi yah 😊
Unknown
28 Maret 2017 pukul 07.10 Hapus
Makasii yah,info ini sangat mmbantu saya ��
Skli lagi makasi
Unknown
30 Maret 2017 pukul 19.07 Hapus
Ijin share nuhun
shintravelia
3 April 2017 pukul 04.38 Hapus
Terimakasih
Unknown
8 April 2017 pukul 04.47 Hapus
Terimakasih atas info nya sehingga sy lbh mudah dlm menjalankan ibadah puasa utk pengganti puasa Ramadhan yg terhutang.
Unknown
26 April 2017 pukul 20.35 Hapus
Alhamdulillah. Terimakasih telah berbagi ilmu
M. Ardyansah
3 Mei 2017 pukul 17.34 Hapus
Mas mau tanya, kalau semisal ragu puasanya itu ada yang terlewat atau tidak, niatnya pakai ini atau niat lain
Dunia kesehatan
4 Mei 2017 pukul 04.40 Hapus
Terimakasih 😊
Meisha
11 Mei 2017 pukul 16.57 Hapus
Thanks. Saya kira niat puasanya sama kayak puasa ramadhan, saya nanya ayah saya, bilangnya malah. "Udah, bilang aja 'saya niat puasa bayar utang fardo lilahita'ala'", makanya saya gk yakin. Haha...
infojempol
27 Mei 2017 pukul 00.59 Hapus
tak terasa besok adalah hari pertama puasa ramadhan
semoga selalu di beri kekuatan
semangat2
Anonim
Anonim
21 Juni 2017 pukul 21.47 Hapus
Masukkan komentar Anda...mksi bgd infonya
Unknown
27 Juni 2017 pukul 00.19 Hapus
Singkat, padat dan Sangat2 jelas sekali,mkasi atas ilmunua,
Beda dengan blog lain yang terlalu bertele2 dan akhirnya males untuk baca sampai selesai
Unknown
30 Juni 2017 pukul 19.45 Hapus
Bermanfaat
Anonim
Anonim
2 Juli 2017 pukul 05.21 Hapus
Apakah bisa niat di baca ketika setelah sholat subuh Ustadz ustadzah???
Unknown
9 Juli 2017 pukul 01.00 Hapus
Alhamdulillah makasih banyak yaa, semoga berkah😉
Unknown
11 Juli 2017 pukul 04.32 Hapus
Jazakallahu khairan
Unknown
17 Juli 2017 pukul 04.46 Hapus
Makasih, ngebantu banget kak
Jun
Jun
6 Agustus 2017 pukul 21.49 Hapus
Kalo puasa nya niatnya pake bhsa Indo boleh tidak...karena belom tau niatnya jadi pake bhsa Indoesia

Bolehkah
Unknown
4 Oktober 2017 pukul 01.46 Hapus
Terima kasih
Unknown
10 Oktober 2017 pukul 21.07 Hapus
Maaf mau nanya, pusanya diganti pas senin kamis aja apa boleh semua hari?
Rudy
29 Oktober 2017 pukul 21.39 Hapus
Makasih infonya..
Tpi kalau kita tidak tau berapa kali kita meninggalkan puasa gimana..?? Apakah kita harus qadha' puasa ramadhan terus.... lha terus kapan kita mengerjakan puasa sunnah... ????
Unknown
30 Oktober 2017 pukul 04.25 Hapus
Bermanfaat 😊😊
Unknown
28 Desember 2017 pukul 17.34 Hapus
Terima kasih sangat bermanfaat ☺️
velya adm bisnis 2017
7 Januari 2018 pukul 10.29 Hapus
Terimakasih ini sangat membantu
Unknown
7 Januari 2018 pukul 21.44 Hapus
Sangat membantu, jazakumullahu :))
Unknown
17 Januari 2018 pukul 04.30 Hapus
Syukron, jazakumullah khairan
Dinda
28 Januari 2018 pukul 19.40 Hapus
Terima kasih, ilmunya sangat membantu sy
Wulandari didi
2 Februari 2018 pukul 12.55 Hapus
Alhamdulillah bertambah lagi ilmu kita 😇
babejo
3 Februari 2018 pukul 15.05 Hapus
makash
Novi Nurfitriani
6 April 2018 pukul 17.05 Hapus
Terima kasih atas informasinya. Sangat bermanfaat :)
Ida Sri Harsanti
10 April 2018 pukul 11.42 Hapus
Artikel yang bermanfaat. terima kasih dan salam kenal dari Raykha Tour ya
ali
ali
11 April 2018 pukul 01.46 Hapus
Mau nanya nih misalkan kita bulan puasa banyak bolong atau banyak gak puasanya dari puasa . Misalkan kita lupa jumlah yg harus kita bayar buat nutupin puasa ramadhan 1bulan penuh itu gimana ?
Unknown
19 Juni 2018 pukul 22.55 Hapus
Blh, tidak ada hukumnya bagi seseorang yg lupa.
Unknown
5 Juli 2018 pukul 17.46 Hapus
asalammmuaalaikum mau nanya puasa qadha dihari jum'at boleh gak..soalnya q prnah dgar puasa dihari jum'at hukumnya makruhh ..jdi boleh gak puasa dihari jum'at
speedBlog
16 Agustus 2018 pukul 03.33 Hapus
tidak boleh puasa di hari jumat. Kecuali pada saat ramadhan, saat sedang melaksanakan puasa daud.
Unknown
23 Juli 2018 pukul 04.27 Hapus
Terima kasih infonya.
Sangat bermanfaat.
ELzie
16 Oktober 2018 pukul 19.44 Hapus
Matursuwon